Friday, October 13, 2023

Tahap dan Biaya Proses Pembuatan Syarat Visa dan Pengajuan Visa Student

 Tulisan ini akan selalu berkembang sampai saya selesai apply dan dapat visa ya.

  1. Membaca semua informasi di website https://www.immigration.govt.nz/new-zealand-visas/explore-visa-options

  2. Mencari blog-blog informasi seputar visa student New Zealand,

  3. Setelah itu membuat akun RealMe,

  4. Mengumpulkan semua persyaratan, seperti :

- Medical Check Up dan X-Ray,

- SKCK,

- Proof of Fund,

- Tawaran beasiswa (Unconditional Offer) dari penyedia beasiswa,

- Foto,

- Passport

5. Submit semua persyaratan

6. Menunggu hasil.

Saya membuat visa saya dulu, baru kemudian dependents saya. Sambil menunggu visa saya selesai, saya mengumpulkan persyaratan untuk visa anak-anak dan suami, seperti sertifikat imunisasi, paspor (dan cap tanda tangan di halaman endorsement), MCU anak-anak dan suami, SKCK Suami, akomodasi disana (untuk bukti alamat ketika membuat visa anak-anak.


Untuk suami, saya akan apply untuk visa partner of student work visa, biayanya mungkin 5-7 juta rupiah. Untuk biaya visa saya, 3 juta, biaya visa anak yang sekolah (2 orang) sama seperti saya 3 juta, dan biaya visa bayi yaitu visitor sekitar 2 juta rupiah. Semuanya biaya pribadi karena tidak ditanggung oleh beasiswanya.

Proses Pengumpulan Data dan Informasi untuk Mengajukan Visa New Zealand

 Ketika saya mendapat berita baik ini, saya langsung hunting untuk membaca semua informasi tentang New Zealand. Salah dua sumber yang saya sering baca adalah reisha.net dan untuk di tonton adalah Youtube 

Bank Statement untuk Visa New Zealand

 Untuk membuat bank statement atau rekening koran pengajuan visa NZ, baik student ataupun visit, saya meminta dari bank, 3 bulan rekening koran, namun tidak di translate. Kalau ada rekening koran yang berbahasa Inggris, lebih baik. Untuk student, tergantung dengan beasiswa atau biaya sendiri. Kalau beasiswa, harus menunjukkan dana cukup untuk hal-hal yang tidak dicover oleh beasiswa, kalau saya seperti:

1. Asuransi

2. Student levies

3. Visa dan tiket

Jadi saya harus menunjukkan bahwa saya memiliki dana yang dibutuhkan. Kalau biaya sendiri, berarti harus menunjukkan semuanya (banyaak bangett) untuk biaya pendidikan semuanya (kalau 3 tahun, berarti seluruh biaya 3 tahun), visa, tiket, biaya hidup selama 3-6 bulan disana sekitar 2500$/bulan. 

Membuat Sertifikat Imunisasi Untuk Visa New Zealand

 Fatih anak keduaku akan 5 tahun di bulan Desember, maka dia bisa masuk sekolah primary kelas 1. Untuk itu dibutuhkan sertifikat imuniasasi sebagai syaratnya. Walaupun nih, mereka tidak bisa men-stop hak anak untuk sekolah. Ternyata Sertifikat Imunisasi itu 

Medical Check Up Untuk Visa New Zealand

 hanya di Rs Premier. Kami di Premier Jatinegara.

Biaya: 3.1juta untuk dewasa (general check up dan x-ray), bayi 485ribu (hanya dicek dokter).

Prosedur: Book, datang, registrasi di lantai 7 ruang MCU Visa. Tunggu nama dipanggil. Ambil foto, ukur tinggi, berat badan. Ambil darah, urine test, x-ray, cek dokter. tunggu sejam, kalau hasil urine kurang bagus, diulang testnya. Tidak ada hasil offlinenya, dokternya yang kirim hasilnya ke kedutaan, kita cuma masukin nomor NZER.

Booking: Booking lewat komputer lebih enak, dan cepat (langsung keluar tanggal, jam dan kita di wa bookingannya), kalau lewat telepon mahal, lewat WA atau mobile phone, kadang suka tidak bisa kalau pasien baru.

Foto-foto menyusul yaa..


Membuat SKCK untuk Visa New Zealand

 Untung hanya saya dan suami yang butuh SKCK. Ini syarat bagi yang akan tinggal atau belajar lebih dari 1 tahun. Untuk SKCK ke NZ, bila membuat SKCK untuk visa dan WNA, untuk daerah Jakarta, maka lokasinya di Gedung Tripatra (Mabes) Jl. R.A. Kartini, RT.11/RW.4, West Cilandak, Cilandak, South Jakarta City, Jakarta 12430 , dekat MRT Fatmawati. Jangan bawa mobil pribadi karena tidak ada tempat parkir. Kalau membuat di daerah, saya kurang mengerti, mungkin di Polda atau Polres setempat. Biaya 30.000, untuk WNI bisa melalui aplikasi Presisi. Langsung jadi hari itu juga, namun butuh seharian karena antri (kuota sehari adalah 80 orang), SKCK berlaku 6 bulan.


SKCK untuk WNI (Saya)

  1. Foto latar merah ukuran 4x6 sebanyak 6 lembar (tapi yang diambil hanya 4)

  2. FC KTP

  3. FC KK

  4. Sidik Jari (kalau tidak ada, bisa buat dulu disana)

  5. Formulir yang telah diisi (atau kalau membuat lewat APP, tunjukkan bukti pembayaran)

  6. FC akta kelahiran.

Tidak ada lagi syarat surat pengantar RT, RW dan kelurahan ya.


SKCK untuk WNA (suami).

  1. Foto latar kuning ukuran 4x6 sebanyak 6 lembar (tapi yang diambil hanya 4)

  2. FC KTP

  3. FC Kitap

  4. FC KK

  5. Sidik Jari (kalau tidak ada, bisa buat dulu disana)

  6. Formulir yang telah diisi,

  7. FC akta kelahiran,

  8. Surat sponsor (nanti saya update contohnya).

Datang pagi mulai dari jam 7 sudah bisa antri kalau mau. Saya datang jam 9.30, selesai jam 2 siang pada hari Jum'at. Antriannya lumayan lama jalannya, tapi harus dicek terus, terkadang banyak yang ditinggal, dan jadi cepat nomornya maju. Suami harus kembali lagi untuk membuat SKCK lagi untuk urusan naturalisasi.

Tuesday, August 22, 2023

AKHIRNYA LULUS JUGA BEASISWA S3

 Alhamdulillah, akhirnya lulus juga setelah lama sekali berjuang, well, paling tidak tahun 2017-2018 dan 2021-2023 saya 4 tahun mencoba semua, hampir semua beasiswa. Dan tahap wawancara pun sudah juga di EMINEF dan LPDP, tapi belum rejeki. 

Nah, kali ini, ketika saya hamil dan melahirkan, ada cuti 3 bulan, saya mencoba lagi. Dan akhirnya pada tanggal 18 Agustus 2023, jam 9 pagi saya baca berita gembira itu. 

Beasiswa apa yang saya dapat dan berapa jumlahnya? beasiswanya dari Victoria University of Wellington, nama beasiswanya : Doctoral Admission Scholarship. Yang diberikan adalah free tuition (sejumlah 8500 NZD) dan stipend annum 29.500 NZD selama 3 tahun. Lain dari itu tidak dicover, seperti student levy, insurance, ticket and visa. Well, it's okay. Walaupun setelah dihitung-hitung, lumayan juga, apalagi saya akan membawa suami dan 3 anak. Kira-kira biaya yang harus saya siapkan sekitar 150 juta rupiah. 

Selain itu, saya harus mengumpulkan semua informasi mulai dari sekolahnya, daycare nya, biaya belanja bulanan, akomodasi, tiket, saya harus cari semua informasi dan dalam tempo sesingkat-singkatnya karena NZ akan libur musim panas dari Desember sampai Februari. Saya hanya punya waktu sampai maksimal November 2023 untuk lodging aplikasi. Sekarang saya masih cuti sisa 25 hari lagi (walaupun terasa cepat sekali dan banyak sekali yang harus saya bereskan sebelum ke NZ, seperti menjual mobil dan barang-barang semuanya. 


Wednesday, June 21, 2023

Our Third Baby: SC Conventional dan ERACS, mana yang lebih nyeri?

 Tiga anak, tiga pengalaman melahirkan, dan semuanya horor. 

Anak pertama, normal tapi vacuum, 

anak kedua, sesar (tidak terlalu horor, tapi sakit sesar yang amazing), 

anak ketiga, sesar Eracs tapi merasakan kontraksi full 9 jam... 

Cerita yang terbaru... 18 Juni 2023, hari kelahiran anak ketiga, Farasha...

17 Juni 2023. 

Lagi nonton film horor sama temen2 jam 22.30 mlm, tiba2 ngerasain kontraksi, saya kira braxton hicks, jadi dibiarin aja dulu. Intense ga ada jeda selama 1.5 jam, dikira mau pup, akhirnya ke rs Hermina Bekasi walaupun bukan faskes disana. Setelah order grab dan dijemput security apartment dengan kursi roda, kita sampai di IGD Hermina. Disana sepi sekali, setelah di cek bukaan berapa (sakit cuy) dan cek baby heart beat, ternyata belum ada bukaan, disuruh pulang. Katanya kembali lagi kalau sudah pecah ketuban atau pendarahan. Suami bilang nanti aja pulang, tunggu sakitnya udahan. Tapi itu sudah jam 2an malam. Ketika sudah dirumah, mau tidur, walaupun masih ada kontraksi tapi lemah. Jam 03.30 kebangun merasakan ada yang hangat di celana. Ternyata ada darah! Langsung ke toilet, sudah ngucur darah banyak. Telpon lagi grab dan security dan ke Hermina lagi. Cek bukaan, udah bukaan 1, tapi kemudian suami dipanggil nurse, saya dengar mereka membahas BPJS. Ternyata kalau BPJS tamu, harus nunggu bukaan 4 dulu baru bisa tindakan, berarti mencoba normal. Sedangkan saya elective cesarean. Tidak mau berdebat, kami langsung order grab ke RSIJ Cempaka Putih. Perjalanan selama kurang lebih 45 menit dari Bekasi ke Jakarta lewat Becakayu (harus berenti top- up e-toll dulu). Sepanjang jalan sudah kontraksi setiap 1 menit sekali. Sampai di IGD RS Islam Jakarta, sudah tidak tahan lagi sakitnya. Setelah di registrasi, didorong ke ruang operasi. Waktu itu jam 05.30 WIB. Dijadwalkan jam 6 pagi untuk operasi. Namun akhirnya baru mulai tindakan pukul 7.30 pagi. Selama itu saya merasakan kontraksi yang "bagus" istilah perawatnya. Tapi kepala bayi tidak di jalur lahir, jadi harus sesar. Sampai detik terakhir saya merasakan kontraksi sampai akhirnya di bius. 

Proses ERACS...

Operasi Eracs ada 3 dokter, yaitu Obgyn, dokter anak, dan dokter anestesi. Selain itu juga ada beberapa perawat wanita dan laki-laki. Setelah disuntik dipunggung, terasa jarumnya kecil dan tidak sakit, saya langsung merasakan kesemutan. tidak sampai 10 menit, saya sudah dioperasi, dan 10 menit kemudian, baby sudah lahir. Suhu ruangannya tidak sedingin operasi SC conventional. Yang lama adalah penjahitan. Sepertinya dosis anestesi saya ditambah. Tapi saya tetap sadar. Tepat sejam, yaitu 8.30, operasi selesai dan saya dibawa keluar keruangan observasi. Disana saya sendirian, katanya suami sedang urus kamar. Selama 1 jam saya sendirian, dikasih pemanas dibawah selimut saya. Saya berusaha menghubungi suami dengan hape perawat. Akhirnya saya bisa masuk ke ruangan inap, di Raudhah Ruangan Annisa 1020, dimana kapasitas 2 orang untuk BPJS Kelas 1. Saya sudah tidak perduli dengan fasilitas, yang penting saya dan anak selamat. Lagipula orang tua saya sedang otw dari Sumatera, kemungkinan tidak sempat melihat di rumah sakit. Saya ditemani suami, Om dan tante saja. Di ruang inap ini, suami tidak boleh menginap, jadi saya bersama tante saja (yang tidak boleh pulang, harus menjaga saya semalaman). Tapi mereka cuma menyediakan 1 kursi saja, kasian tante tidurnya duduk di kursi. 

Setelah operasi, selama 2 jam pertama..

Pelayanan RS Islam Jakarta...

Thursday, May 4, 2023

Anak Ketiga Gender Reveal


Assalamualaikum, 
sudah lama sekali saya tidak update. Saya mau menceritakan lagi beberapa update soal aplikasi beasiswa S3, traveling dan anak ketiga. 

Tentang anak ketiga....

My will be born baby is a girl! 

2 cowok dan 1 cewek, inshAllah. 

Anak pertama bulan ini akan 14 tahun, anak kedua tahun ini akan 5 tahun.  Anak ketiga ketika saya berumur 36 tahun. Saya ngga tau mau cerita apa ya, biasa aja orang punya anak, hehe... Mungkin banyak tips yang bisa saya share, tapi saya bener-bener bingung mau cerita apa... tahu-tahu aja sudah mau masuk 8 bulan kehamilan. 

 

Tahap dan Biaya Proses Pembuatan Syarat Visa dan Pengajuan Visa Student

  Tulisan ini akan selalu berkembang sampai saya selesai apply dan dapat visa ya. Membaca semua informasi di website https://www.immigration...