(Gratis dengan BPJS= biaya tanpa BPJS sekitar 25-30juta). sumber: https://www.columbiaasia.com/indonesia/hospitals/pulomas/overview RS.Columbia Asia adalah RS bertaraf Internasional yang baru saja beroperasi selama 4 tahun, tapi sudah dikategorikan salah satu RS terbaik di Jakarta Timur. Dekat dengan apartment, jadi kami putuskan untuk cek USG disini, waktu itu belum bekerja sama dengan BPJS. RS nya masih baru dan sepi. Waktu itu kami kurang puas karena pas di telepon, USG adalah 60.000, tapi setelah di kasir, menjadi 360.000 karena belum termasuk biaya dokter dan administrasi. Alat USG nya juga yang biasa saja, tidak terlalu canggih. Dokternya Dr. Djoni Taher SpOG yang sudah senior dan sangat baik dalam menjelaskan keadaan saya dan bayi. Saya ubah FASKES ke Puskesmas Kelapa Gading. Tadinya mau yang Pulo Gadung, tapi karena salah pencet, jadi Pulo Gebang. Saya ke kantor BPJS untuk mengganti FASKES. Itu udah hari terakhir sebelum saya mudik, naasnya ketika ...
Ini buku yang saya baca recently. Saya cari buku ini soalnya saya juga mau nikah sama bule (baca=WNA). Kebanyakan di dalam buku ini wanita Indonesia yang ketemu suami idaman lewat internet, rekan kerja dan tourist guide. Beragam latar belakang membuat wanita Indonesia memutuskan menikah dengan bule. Bagi saya, saya bukan kurang suka dengan pria Indo, tapi saya memilih mencari laki-laki yang bisa mencintai saya unconditionally, love me as I am, not demanding too much, open minded, and wealthy ( gak muna lah..hehe). Maksud saya, di dalam benak saya, pria Indo itu banyak nuntutnya, harus bisa masak, harus ini, harus itu.. Bukannya nya saya gak mau melakukan itu, tapi let me do it cos i want it, not because u want it! Ok. Dan yang pasti pengen lebih maju dan berubah aja. Laki-laki idaman saya itu yang penting harus good moeslem, mature, lovable, polite, can be my imam, have a good job dan cakep ( ya iyalah...gak deng, maksudnya enak dipandang mataku dan mata orang lain.. yee sama ajah)....
Baiklah akan saya sambung ceritanya ya... Ketika keluar dari rumah sakit, kami tidak membayar sepeserpun, bahkan untuk yang tidak di cover sekalipun seperti kendi dan alat cukur. Yang paling saya suka adalah makanan rumah sakitnya. Aneh kan? biasanya ga enak, tapi disini, percayalah, enak sekali, menunya pun sehat, sayang tidak bisa berbagi sama keluarga, mereka ga mau juga walau ditawarin. Harga satu bento sekitar 80 atau 180 ribu rupiah ya, saya sudah lupa. Kantinnya pun menjual banyak makanan enak dan terjangkau. Selama 3 hari saya disana, dan harus keluar naik mobil, saya kira akan sakit, tapi ternyata biasa saja. Saat itu ada ibu dan bapakku, alhamdulillah. Di apartemen studio, ada 4 orang dewasa, 1 anak dan 1 bayi, bayangkan betapa penuhnya. Saya hanya bisa berbaring, hanya untuk ke toilet saja saya berdiri, maksudnya berjalan membungkuk, betapa sakitnya.. Ya begitulah ceritanya saya bisa melahirkan di RS Columbia Asia Pulomas ini, terima ka...
Comments