Saya menikmati menjadi seorang ibu, tapi banyak penyesalan yang saya rasakan. Saya mulai bekerja ketika Faris berumur 6 bulan dan harus meninggalkannya dengan suami. Bukan kerja tetap, tapi hanya staff substitute. Jadi tidak bekerja setiap hari, tergantung kalau ada yang lagi sakit saja. Menyusui tetap jalan, kadang saya pulang kerumah pada waktu istirahat makan siang, atau suami yang membawa Faris ke sekolah untuk disusui. Selama 2 tahun saya menjadi substitute, sampai tahun 2012. Selama itu juga saya masih harus menyelesaikan kuliah yang tinggal beberapa mata kuliah, KKN dan skripsi. Harus bolak balik ke Indonesia untuk mengambil semester pendek, KKN dan kemudian sidang skripsi dan wisuda. Ketika lulus, saya sudah setahun menjadi staff tetap di office YIS, sebuah sekolah International Amerika. Dan akan menjabat sebagai Pustakawan, sesuai dengan jurusan yang saya ambil. Alhamdulillah, Faris bisa dititipkan di Nursery, jadi saya tidak perlu bolak balik la...